Hal yang Penting Dalam Membuat Konsep Desain Rumah Susun

Desain Rumah susun,

Siapa yang tidak mengenal tempat tinggal strategis dan dinamis pada era modern sekarang ini? Tentunya tempat tinggal pada saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan pokok manusia. Hal ini menyebabkan meningkatnya jumlah permintaan tempat tinggal. Pada ujungnya kebutuhan tempat tinggal atau rumah pun juga terus mengalami peningkatan. Telah terbukti, walaupun sudah banyak perumahan yang dibangun, namun ada juga masyarakat yang masih belum mampu membeli ataupun memilikinya. Mungkin dikarenakan harganya yang tinggi atau mahal, apalagi bagi masyarakat dengan penghasilan yang pas. Sebagai pemecahan masalah atau solusi, maka ada satu solusi yang tepat untuk memenuhi keinginan dalam memiliki rumah tinggal sendiri, yaitu rumah susun.

Mungkin ada masalah yang umumnya terjadi, sehingga membuat penghuni rumah susun merasa kurang nyaman dalam masa tinggal. Salah satunya adalah aspek desain dan bentuk bangunan yang kebanyakan tidak bisa mengakomodasi kebutuhan para penghuninya. Rumusan masalah tersebut saat ini menjadi tantangan yang berat bagi para arsitek atau pembuat konsep bangunan rumah susun untuk menghasilkan sebuah desain yang bagus dan tentunya dapat memenuhi semua kebutuhan penghuninya.

Sebenarnya dalam membangun rumah susun, baik berupa teknik dan cara pembuatan konsep desain tidaklah jauh berbeda dengan membuat desain bangunan untuk proyek berupa apartment. Tapi ada satu aspek yang membuat berbeda, karena kebanyakan para penghuni dari pemilik desain rumah susun adalah golongan menengah kebawah, sedangkan apartment adalah golongan menengah keatas. Nah maka dari itu kita perlu memperhatikan konteks ini dalam mendesain rumah susun.

Konsep utamanya adalah, jika membuat desain rumah susun, lantai yang berada di paling dasar pada rumah susun sebaiknya jangan dijadikan tempat hunian, namun jika lebih baik digunakan sebagai tempat yang dijadikan sarana umum atau menunjang kegiatan umum yang dapat diakses seluruh penghuni, seperti tempat rapat atau pertemuan. Selain itu juga harus tersedianya tempat terbuka pada rumah susun sekitar 20% dari lahan yang tersedia, guna tempat bermain anak, taman hiburan, dan tempat bersosialisasi. Namun pada umumnya, para pemilik dan perancang rumah susun tidak memikirkan hal ini, yang mereka pikirkan hanya memanfaatkan lahan untuk rumah hunian baru. Hal ini sangatlah salah, karena tidak menjaga kenyamanan yang nantinya akan berdampak kerugian bagi pemilik rumah susun itu sendiri. Tidak lupa, setidaknya juga harus tersedia fasilitas untuk kegiatan komersil seperti toko atau kios, dengan memanfaatkan sekitar 10% dari lahan yang tersedia.

Dengan pembangunan yang terkonsep dan tetap memperhatikan efisiensitas serta kenyamanan penghuni, dan dapat menjadi pilihan alternative yang baik bagi para masyarakat dalam mencari tempat tinggal yang efisien, yaitu seperti pada desain rumah susun.

Perhatikan Tips Ini Sebelum Anda Memilih Properti Rumah Minimalis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *